Pemkot Manado Tata Anggaran Rp 1,5 M per Bulan, Dana Duka Jadi Rp 5 Juta -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pemkot Manado Tata Anggaran Rp 1,5 M per Bulan, Dana Duka Jadi Rp 5 Juta

editor: komentar.id
Senin, 13 Januari 2020

Walikota Manado GS Vicky Lumentut diwawancarai wartawan di Kantor DPRD Manado waktu lalu. (File Komentar.ID)


Manado, KOMENTAR.ID

Pemerintah Kota Manado menaikan santunan dana duka sebesar 100 persen di tahun 2020 ini. Setiap peristiwa duka, santunan yang diberikan kini menjadi Rp 5 juta dari sebelumnya Rp 2,5 juta.

Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA membenarkan hal ini. Menurutnya, program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan terus dimaksimalkan pemerintah kota.

“Kita terus maksimalkan program dan anggaran yang tertata dalam APBD 2020. Iya benar (dana duka) naik 100 persen,” kata Vicky Lumentut saat saling WhatsApp dengan wartawan, Senin (13/01-2020) sore. 

Walikota Vicky Lumentut dalam suatu kesempatan melayat ke rumah duka warga. (Istimewa/Komentar.ID)

Walikota mengingatkan jajarannya di wilayah, untuk memfollow-up dengan maksimal program ini. Camat, lurah dan kepala lingkungan (pala) diingatkan agar membantu keluarga yang berduka dalam mengurus santunan tersebut.

“Bila perlu dana duka ini diserahkan saat jenazah masih ada di rumah duka. Itu harapan saya. Makanya perangkat di wilayah harus memaksimalkan program ini,” tegas Lumentut.

Sementara, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado Johnly Tamaka dikonfirmasi melalui Kabid Anggaran Vidya Rompas menjelaskan, dalam APBD Tahun Anggaran 2020, pemerintah mengalokasikan dana kurang lebih Rp 15 miliar untuk menunjang program dana duka.

“Estimasinya masih sama dengan tahun lalu. Bila setiap hari ada 10 peristiwa (duka) atau sebulan terjadi 300 peristiwa, dikalikan Rp 5 juta, hasilnya Rp 1,5 miliar per bulan. Dan yang ditata untuk 10 bulan. Bila lebih, ditambah pada APBD Perubahan,” ungkap Iya, sapaan akrabnya via telepon.

Vidya Rompas (kanan) bersama jajaran pejabat Pemkot Manado. (File Komentar.ID)

Di satu sisi, persyaratan untuk pencairan dana duka ini tidak berbelit. Pihak keluarga hanya menyiapkan foto copy kartu keluarga, KTP asli, keterangan kematian dari kelurahan serta kwitansi dan foto keluarga yang meninggal.

“Yang dibayarkan Rp 5 juta bila peristiwanya terjadi di atas tanggal 1 Januari 2020. Bila ada peristiwa duka yang terjadi bulan Desember 2019 dan belum diklaim, maka masih akan dibayarkan sesuai nominal lama yakni Rp 2,5 juta,” tukas Iya.

(kid)