Liga Bridge Indonesia Kembali Bergulir, Perebutkan Hadiah Uang Tunai Capai Ratusan Juta -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Liga Bridge Indonesia Kembali Bergulir, Perebutkan Hadiah Uang Tunai Capai Ratusan Juta

editor: komentar.id
Kamis, 23 Januari 2020

Bert Toar Polii. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta, KOMENTAR.ID

PB GABSI memutuskan untuk menggulirkan kembali primadona turnamen bridge di Indonesia yakni Liga Bridge Indonesia yang sempat berhenti beberapa tahun.

Ini mendukung visi misi PB Gabsi untuk membenahi klub bridge serta keanggotaan dan master point sekaligus memperbanyak volume turnamen bridge kata Ketum PB GABSI Miranda S Goeltom saat memutuskan event ini bergulir lagi.

Pertandingan Liga Bridge Indonesia akan berlangsung dua babak, yaitu babak penyisihan dan semifinal sekaligus final.
Untuk penyelenggaraan Liga Bridge Indonesia yang pertama, peserta akan dibatasi 16 tim.

Pertandingan pertama akan berlangsung tanggal 29 Februari – 1 Maret 2020 di Jakarta dilanjutkan tanggal 21-22 Maret 2020 di Semarang kemudian tanggal 11-22 April  di Surabaya  dan babak penyisihan terakhir tanggal  25-26 April di Jogjakarta.

Sistim pertandingan babak penyisihan,  bermain kompetisi penuh atau dua kali ketemu yang berarti sehingga dengan total  16 peserta maka dibutuhkan 30 session. Dengan demikian kalau bermain setiap weekend 2 kali 8 session dan 2 kali 7 session maka pas selesai 4 weekend seperti jadwal diatas.

Selanjutnya pada tanggal 8-10 Mei 2020 diadakan babak semi final dan final. Dimana babak semi final akan berlangsung 4 segmen @ 16 papan dan final 6 segmen @16 papan.

Selain hadiah uang pembinaan untuk juara sebesar Rp 100 juta untuk juara pertama, Rp 50 juta untuk juara 2, Rp 30 juta untuk juara 3 dan Rp 20 juta untuk juara 4, Juara Liga Bridge Indonesia berhak mewakili Indonesia di 16th World Bridge Game yang akan berlangsung di Salsomaggiore pada tanggal 21 Agustus – 4 September 2020.

Buat babak penyisihan setiap weekend juga disediakan hadiah untuk para pemenang dengan rincian:
Juara 1 sebesar Rp 5 juta untuk juara dua Rp 3 juta dan juara 3 Rp. 2 juta.

Uang pendaftaran setiap tim sebesar Rp 10 juta. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 22 Februari 2020 dengan jadwal sebagai berikut: Sampai tanggal 15 Februari 2020 pendaftaran tim. Tanggal 20 Februari melengkapi data pemain dan convention card dan tanggal 22 Februari membayar uang pendaftaran. 

Selanjutnya pada penyelenggaraan Liga Bridge Indonesia kedua yang direncanakan berlangsung bulan Juli-Desember 2020, peserta akan dibagai dalam dua divisi dengan aturan sebagai berikut : Peringkat 1-6 menjadi anggota Divisi Utama yang akan dilengkapi dua tim lagi dimana peringkat 7 akan berhadapan dengan peringkat 8 dan peringkat 9 berhadapan dengan peringkat 10. 

Pemenang peringkat 7 vs 8 akan menjadi anggota ketujuh. Anggota terakhir akan ditentukan antara pemenang 9 vs 10 melawan yang kalah dari peringkat 7 vs peringkat 8.

Pertandingan ini akan berlangsung bersamaan dengan semi final dan final. Selengkapnya akan diumumkan secepatnya. Selanjutnya 8 regu akan menjadi anggota divisi satu.

Pertandingan Liga Bridge Indonesia berikutnya karena hanya berisi 8 regu maka dilangsungkan 4 weekend @7 sessi per weekend yang artinya setiap regu akan berhadapan 4 kali.

Selanjutnya aka nada promosi dan degradasi. Daerah yang tidak bias bergabung dengan divisi satu dan divisi dua akan diadakan Liga Bridge Divisi 3 yang penyelenggraannya cukup berlangsung di masing-masing provinsi. 

Para juara dari masing-masing Propinsi atau sesuai quota yang ditentukan akan bertanding dalam grand final di kota yang akan ditentukan.  Jika ada juara divisi 3 yang  berminat bergabung dengan divisi 2 maka akan diadakan promosi dan degradasi.

Bagi yang berminat silahkan mendaftar ke Bert Toar Polii email : bert.toar@gmail.com WA : 08159522409 atau Robert Soeseno dengan email : icbastaff@gmail.com WA : 08129466496.

(bert_toar_polii/*)