Kejaksaan Tingkatkan Kasus Tunjangan dan Transportasi DPRD Manado ke Penyidikan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Kejaksaan Tingkatkan Kasus Tunjangan dan Transportasi DPRD Manado ke Penyidikan

editor: allan_frank
Jumat, 31 Januari 2020

Korps Kejari Manado saat menggelar apel di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Manado.

Manado, KOMENTAR.ID

Kejaksaan Negeri Manado resmi meningkatkan kasus dugaan korupsi Dana Tunjangan Perumahan dan Tunjangan Transportasi Pimpinan dan Anggota DPRD Manado periode 2014-2019, ke tahap penyidikan. 

Peningkatan status dilakukan karena hasil penyelidikan yang dimulai sejak November 2019 lalu, penyidik menemukan indikasi pelanggaran korupsi terhadap pengelolaan dana tersebut. 

Dalam proses penyelidikan ditemukan dua alat bukti, sehingga tim penyidik berkeyakinan untuk meningkatkan kasus itu ke tahap selanjutnya yakni penyidikan.

“Kami melakukan penyelidikan awal dan mengumpulkan alat bukti. Dengan proses penyelidikan yang profesional kami meningkatkan kasus ke penyidikan," ujar Kajari Manado melalui Kasi Intelijen Theo Rumampuk didampingi Kasi Pidana Khusus Parsaoran Simorangkir, di Manado, Jumat (31/01-2020).

Dugaan kerugian negara pada kasus ini ditaksir kurang lebih Rp 6 miliar. Tak pelak, penyidik saat ini sedang mengendus oknum-oknum yang diduga kuat terlibat.

“Dengan alat bukti yang ada, saat ini kami sedang memperdalam keterlibatan oknum yang bertanggungjawab," tandas Rumampuk.

Diketahui, kasus dugaan korupsi Dana Tunjangan Perumahan dan Tunjangan Transportasi Pimpinan dan Anggota DPRD Manado periode 2014-2019, diselidiki karena adanya dugaan praktik pelanggaran pidana sehingga merugikan keuangan negara mencapai miliaran rupiah.

***