Goreng Saus Amo Gula Merah, ASN Boltim Bersama Anaknya Ikut Terbakar -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Goreng Saus Amo Gula Merah, ASN Boltim Bersama Anaknya Ikut Terbakar

editor: dax_dacko
Senin, 27 Januari 2020

Korban menderita luka bakar dan mendapat penanganan medis di rumah sakit. (Istimewa/Facebook)

Boltim, KOMENTAR.ID

Naas dialami Martinus Maramis alias Uyut. Pegawai yang bertugas di Kantor Satpol PP Boltim, harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar.

Kejadian naas itu terjadi di kediamannya, di Jalan Lingkar Jalur Dua, Tutuyan Dua, Sabtu (25/01-2020) lalu.

Lantaran menggoreng Amo Sous Gula Merah, Uyut bersama anaknya malah ikut terbakar. Kronologisnya, sekira pukul 18:30 Wita, Uyut sedang menggoreng Amo sejenis sayuran nangka untuk di tambahkan dengan saus gula aren.

Tiba Uyut yang tercatat sebagai Kasie Operasional Satuan Polisi Pamong Praja di Boltim ini beranjak ke dalam rumah untuk duduk sejenak sambil nonton TV.

Merasa ada yang ganjil dia pun langsung ke dapur melihat gorengan Amo tersebut.
Betapa kagetnya dia, justru wajan yang tadinya berisi minyak panas sudah dijilat si jago merah.

Sontak saja Uyut panik dan teriak minta tolong sambil membawa wajan berisi minyak panas keluar dapur.

Nah dari arah dalam rumah keluar anaknya Vasten Maramis (13). Anak remaja tersebut menghampiri bunyi suara ayahnya.

Tak disangka karena datang dari arah berlawanan, ayah dan anak ini bertabrakan di pintu dapur dan minyak yang tadinya langsung tumpah di tubuh keduanya.

Teriakan yang awaknya ingin meminta tolong berubah menjadi jeritan kesakitan dan langsung mengundang perhatian tetangga sekitar rumah.

Saksi mata Riko Labilaha mengatakan, korban luka bakar langsung dilarikan ke Puskesmas Tutuyan namun dirujuk ke Rumah Sakit Kotamogabu guna penanganan lebih intensif.

“Mereka diantar dua mobil ambulance ke Kotamobagu,” tutur Riko. Sementara Deisy Santje Pelealu istri dan ibu korban kebakaran yang juga ASN di salah satu sekolah dasar ini tak sanggup menyembunyikan kesedihannya.

Lewat akun Facebook-nya Pelealu mengatakan saat itu suaminya akan membuang belanga (wajan) keluar dapur, tetapi tidak disangka keduanya bertabrakan di depan pintu.

Meski demikian Pelealu tetap mengandalkan Tuhan dalam proses pemulihan suami dan anaknya. 

“Puji Tuhan hingga kini suami dan anak sudah ditangani oleh tim dokter dan saat ini dalam lindungan Tuhan,” tulis Deisy pada status FB-nya.

Sedangkan Felmina Maramis, kakak dari ASN ini berharap adanya jamahan kasih Tuhan untuk pemulihan adik dan ponakan kandungnya tersebut sambil meminta dukungan doa bagi adik kakak dan sanak saudara untuk kesembuhan Martinus dan Vasten.

***