Dana Duka Naik, Orang Sudah Mati pun ‘Ingin’ Pindah ke Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dana Duka Naik, Orang Sudah Mati pun ‘Ingin’ Pindah ke Manado

editor: komentar.id
Senin, 20 Januari 2020

Ilustrasi foto patung menyerupai tengkorak manusia sedang duduk dengan gaya masing-masing saat gelaran Halloween. (Istimewa/Pxhere.com)


Manado, KOMENTAR.ID

Pemerintah Kota Manado secara resmi menaikan santunan dana duka di tahun 2020 ini menjadi Rp 5 juta per kematian. Santunan ini naik 100 persen dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 2,5 juta.

Menariknya, naiknya santunan duka mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Tak tanggung-tanggung, orang yang sudah mati pun ‘ingin’ pindah Manado agar bisa mengklaim santunan ini.

Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Manado Julises Oehlers SH MH mengatakan, baru-baru ini ada cukup banyak pihak yang mengurus pindah domisili keluarganya yang sudah mati.

“Ada beberapa warga yang mengurus domisili atau KK baru, untuk mencantumkan keluarga mereka yang sudah meninggal. Padahal yang sudah meninggal itu berdomisili di luar Manado. Nah soal ini, saya harus tegas dan teliti. Itu tidak bisa,” beber Oehlers via WhatsApp, Senin (20/01-2020) sore.

Dia mengatakan, untuk mengurus pindah domisili, baik itu masuk atau pindah keluar dari Manado, haruslah orang yang masih hidup.

“Memang ada kecenderungan mereka yang berupaya memasukan orang yang sudah mati ke dalam KK mereka di Manado, agar bisa mengklaim dana duka. Nah ini tidak boleh,” tukas Oehlers.

(kid)