7 WN China Sempat Diperiksa Suhu Tubuh Saat Landing di Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

7 WN China Sempat Diperiksa Suhu Tubuh Saat Landing di Manado

editor: komentar.id
Minggu, 26 Januari 2020

Pesawat Lion Air saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado. (Istimewa/FB Didi Roa)

Manado, KOMENTAR.ID

Pengawasan maksimal dilakukan pihak Bandara Sam Ratulangi Manado. Tujuh penumpang pesawat Lion Air JT 2742 yang landing di Manado dari Changsha, Sabtu (25/01-2020), diperiksa suhu tubuhnya.

Tujuh warga negara China ini diperiksa di Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Sam Ratulangi. Mereka diperiksa karena diduga terjangkit virus corona, namun akhirnya diperbolehkan pulang karena negatif.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan mereka tidak terjangkit virus corona dan mereka dapat melanjutkan kegiatan mereka kembali di Sulawesi Utara," ujar Humas Bandara Sam Ratulangi, Angga, sebagaimana dilansir dari detikcom, Sabtu (25/01-2020).

Angga menegaskan tujuh orang itu dinyatakan tak menunjukkan tanda-tanda terserang wabah virus asal Kota Wuhan, China.

"Nggak terjangkit virus corona, sudah diizinkan keluar karena tidak ada gejala atau suhu tubuh naik. Setelah dicek semua tubuh normal semua. Intinya kami sudah rilis (boleh pergi), tidak ada masalah," ucap dia.

Pemerintah Kota Manado sendiri diketahui tengah memaksimalkan koordinasi dengan semua pihak, termasuk otoritas bandara, guna mencegah masuknya virus corona.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Dinkes Manado, bahkan telah melakukan kroscek di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, terkait penggunaan thermal scanner atau pemindai suhu tubuh yang dipasang di bandara. 

"Yang paling awal bisa dideteksi adalah dengan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh. Kalau ada orang dari luar negeri masuk (bandara) dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka posturnya terlihat berwarna merah pada thermal scanner. Tentunya kita mencegah agar jangan virus ini masuk ke kota kita,” ujar Vicky Lumentut saat melakukan pemantauan di bandara, Kamis (23/01-2020). 

Sebelumnya, seorang penerjemah turis China diisolasi di RS Kandouw Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Dia baru saja ikut penerbangan dengan rute Guangzhou-Manado dengan maskapai Lion Air.

(kid/dtc/fai/aud)