30 Mahasiswa Sulut Dipulangkan dari China -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

30 Mahasiswa Sulut Dipulangkan dari China

editor: komentar.id
Jumat, 31 Januari 2020

Para mahasiswa dari China saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Jumat (31/01-2020) pagi tadi. (Istimewa/Nyoxie)

Manado, KOMENTAR.ID

Sedikitnya 30 mahasiswa asal Sulawesi Utara yang berkuliah di Jiangsu Agri Husbandry Vocational Colleges, Kota Taizhou, Provinsi Jiangshu, China, akhirnya dipulangkan ke daerah ini.

Mereka tiba dengan pesawat Lion Air JT-2750 di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, pukul 07.35 Jumat (31/01-2020) pagi tadi.

Pemulangan mahasiswa penerima beasiswa PT MSM ini berkat kerja sama PT Meares Soputan Mining (MSM) dengan Pemerintah Provinsi Sulut.

Terinformasi, dari kota Taizhou, mereka sebelumnya harus menempuh perjalanan darat selama lima jam menuju Pelabuhan Udara Pudong di Sanghai.

Mereka disambut Konsulat Jenderal RI di Sanghai, Mohammad Arifin. Setelah mendapatkan support makanan dan vitamin, para mahasiswa ini melakukan proses pemeriksaan kesehatan dan clearance.

Claudio Surentu, mahasiswa asal Desa Kokoleh I, Minahasa Utara, menyatakan kegembiraannya dapat tiba di Manado dengan tidak kurang satu apapun.

Menurutnya, sejak virus corona merebak, mereka mendapatkan penanganan cukup baik, termasuk pemeriksaan kesehatan oleh pihak Jiangsu Colleges, yang memastikan mereka tidak terjangkit virus ini.

“Kami merasa berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan perusahaan PT MSM yang dengan cepat mengantisipasi untuk segera memulangkan kami ke Manado, karena penyebaran virus corona di Wuhan, yang sudah memakan korban jiwa,” ujarnya.

Direktur PT MSM David Sompie saat menjemput kedatangan para mahasiswa ini di pintu kedatangan Bandara Samrat mengatakan, apa yang dilakukan sebagai full protection PT MSM terhadap penerima beasiswa dari perusahaan yang dipimpinnya.

Dijelaskan, sejak merebaknya virus corana, PT MSM langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara, untuk segera memulangkan mahasiswa Sulut yang kuliah di China.

“Ya, kami mendapatkan arahan dari Gubernur pak Olly Dondokambey, untuk segera bergerak cepat memulangkan mahasiswa asal Sulut yang sedang kuliah disana,” kata Sompie.



Disinggung tentang program beasiswa terhadap mahasiswa yang dipulangkan ini, Sompie memastikan bahwa program ini tidak akan dihentikan, karena sudah menjadi komitmen PT MSM untuk melanjutkan sebagai bagian dari Corporate Social Responsbility (CSR) PT MSM dan PT TTN.

“Ini sudah menjadi komitmen kami. Namun saja, pihak perusahaan akan menunggu notification dari pemerintah, bahwa di China sudah aman untuk dikunjungi, aman untuk didatangi, dan aman untuk mengecap pendidikan. Mereka akan kami kembalikan, untuk melanjutkan study,” pungkas Sompie.

(kid)