Waduh Ada Proyek Jalan Paving di Duasudara Diduga Lewat Batas Waktu -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Waduh Ada Proyek Jalan Paving di Duasudara Diduga Lewat Batas Waktu

editor: komentar.id
Rabu, 18 Desember 2019

Proyek paving stone di Lingkungan II Kelurahan Duasudara Bitung. (File Komentar.ID)

Bitung, KOMENTAR.ID

Mengakhiri tahun 2019, diperoleh informasi masih ada saja pembangunan proyek yang masih belum selesai. Apalagi masa waktu pengerjaanya diduga sudah melewati waktu yang ditentukan.

Buktinya sesuai laporan warga ada proyek jalan paving di Kelurahan Duasudara, Kecamatan Ranowulu belum juga selesai sampai saat ini. 

Tak pelak pelaksanaan proyek tersebut membuat warga bertanya-tanya dan menyoroti kinerja dari pembangunan jalan paving itu.

"Bisa dicek sendiri waktu pengerjaannya. Kalau dihitung pasti ketahuan sudah lewat waktu," ujar salah satu warga di Kelurahan Duasudara, Ventje Rantung, Selasa (17/12-2019) kemarin.

Proyek dimaksud terletak di Lingkungan II, Kelurahan Duasudara. Panjang jalan paving yang dibangun kurang lebih 30 meter. Jika mengacu data di papan proyek pengerjaan memang sudah lewat waktu.

Proyek diberi waktu pengerjaan selama 120 hari kalender. Nah, jika dihitung sejak tanggal kontrak maka benar pelaksanaannya sudah lewat waktu.

"Di papan proyek ditulis tanggal kontrak 13 Agustus 2019. Sekarang sudah tanggal 17 Desember 2019 jadi sudah lewat sekitar satu minggu. Karena kalau tepat waktu harusnya proyek ini selesai tanggal 10 Desember lalu," tutur Ventje.

Karena itu harap dia, kondisi proyek tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak terkait. Tak cuma pemerintah kelurahan, aparat hukum wajib memonitor untuk mencegah adanya penyimpangan.

"Mudah-mudahan tidak bermasalah. Tapi kalau dibiarkan juga tidak boleh. Harus diawasi supaya menghindari kongkalikong. Sebab bisa saja anggaran untuk proyek itu sudah dicairkan semua tapi pengerjaan tidak sesuai," tukasnya.

Lurah Duasudara Lucky Runtuwene mengakui keterlambatan proyek tersebut. Meski begitu kata dia, kontraktor pelaksana proyek dimaksud, yakni CV Anugerah Tritunggal, telah diberi adendum waktu.

"Ada adendum. Dan mereka sekarang terus bekerja menyelesaikan proyek. Targetnya dalam minggu ini sudah selesai dikerjakan," katanya.

Meski demikian Lurah juga mengaku terus berkoordinasi dengan pihak kontraktor agar proyek senilai Rp 78,8 juta itu dapat diselesaikan tepat waktu.

Secara terpisah Ariel Sigarlaki selaku kontraktor ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa memang proyek itu sudah selesai masa pekerjaannya sejak tanggal 13 Desember jika dilihat penandatanganan kontrak kerja. 

Tapi ada adendum karena perubuhan jadwal pekerjaan. “Memang pekerjaan itu pak sempat terhenti satu bulan, dikarenakan ada beberapa kendala. Tapi akan tetap diselesaikan,” jelas Ariel.

Apalagi menurutnya paket pekerjaan jalan paving itu baru 30 persen sedangkan pekerjaan sudah 98 persen dan pihaknya memastikan pekan ini akan segera rampung.

(kee)