Sebut Ketua DPR Gila, Nasib Donald Trump di Ujung Tanduk -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Sebut Ketua DPR Gila, Nasib Donald Trump di Ujung Tanduk

editor: komentar.id
Kamis, 19 Desember 2019

Presiden AS, Donald Trump. (Istimewa/Fortune.com)

New York- Nasib Presiden Amerika Serikat Donald Trump di ujung tanduk. Dia dimakzulkan (impeached) oleh DPR AS lewat voting pada Rabu sore waktu setempat atau Kamis (19/12-2019) waktu Indonesia.

Trump merupakan presiden ketiga AS yang dimakzulkan setelah Andrew Johson dan Bill Clinton.

Pemakzulan Trump memang bukan berarti ia langsung bakal lengser dari kursi presiden. Karena pemakzulan adalah membawa dakwaan kepada pemerintah atas dugaan kejahatan.

Ia dinilai telah menyalahgunakan kekuasaan dan menghambat proses hukum. Langkah selanjutnya adalah membawa proses ini ke Senat AS, yang dikuasai senator partai pendukung Trump.

Tak terima dimakzulkan, Presiden Trump melabeli pemakzulannya oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS sebagai "pawai bunuh diri" untuk Partai Demokrat. 

Hal itu ia sampaikan dalam pidato selama dua jam yang terdengar bertele-tele dan tumpang tindih.

"Nancy Pelosi dari Partai Demokrat yang gila telah mencap diri mereka dengan tanda yang memalukan secara abadi," kata Trump kepada kerumunan di medan pertempuran Michigan.

Menurut laporan Associated Press yang dilansir Liputan6, Kamis (19/12/2019), ketika Trump berbicara, tampaknya ia tidak sadar bahwa suara telah dihitung. DPR bergerak untuk memakzulkan dia dengan dua tuduhan. 

Yang pertama menuduhnya menyalahgunakan kekuasaan karena diduga menekan Presiden Ukraina untuk menyelidiki saingan Demokratnya, yang kemudian membuat bantuan keamanan penting AS ditahan. 

Yang kedua ia dituduh telah mengobstruksi Kongres karena menghalangi upaya investigasi.

(kid/lp6/AP)