Ini PNS Pertama dengan NIP 01 dan Menjadi Perdana Menteri Indonesia -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Ini PNS Pertama dengan NIP 01 dan Menjadi Perdana Menteri Indonesia

editor: hut_kamrin
Kamis, 12 Desember 2019

Kartu PNS pertama Indonesia dengan nomor NIP 01 / Foto: Akun Twitter @humas_jogja dan Net

Yogyakarta, Komentar.ID

Berpfrofesi sebagai PNS atau ASN menjadi pilihan jutaan warga Indonesia. PNS menjadi primadona lantaran memiliki pendapatan yang jelas dan sudah diatur negara. Namun pernahkan PNS bertanya, siapa orang pertama yang diangkat sebagai PNS?

Ternyata sosok pertama yang menjadi PNS adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Pria keturunan Keraton Yogyakarta, yang di kemudian hari menjadi Raja Ngayogyakarta dan Perdana Menteri Indonesia. Ia mengantongi Nomor Induk (NIP) dengan angka terakhir 01.

Kartu Anggota Pegawai Negeri Sipil Sri Sultan Hamengkubuwono IX (Twitter @humas_jogja)

Dikutip dari akun Twitter Humas Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Isimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (29/11/2019), membagikan foto kartu PNS Sri Sultan Hamengkubuwono IX .

Dalam foto unggahan tersebut tertulis Nomor Induk Pegawai (NIP) yang dimiliki Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah 010000001 dan tahun menjadi pegawai pada tahun 1940.

Kartu tersebut disahkan oleh Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara, A.E Manihuruk pada 1 November 1974.

Pada halaman Kratonjogja.id, Sri Sultan Hamengkubuwono IX memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan berdirinya Indonesia.

Ia pernah menjadi Menteri Negara dari era Kabinet Syahrir (2 Oktober 1946 - 27 Juni 1947) hingga Kabinet Hatta I (29 Januari 1948 s/d 4 Agustus 1949).

Pada kabinet Hatta II (4 Agustus 1949 s/d 20 Desember 1949) hingga masa RIS (20 Desember 1949 s.d. 6 September 1950) beliau menjabat Menteri Pertahanan.

Sri Sultan Hamengkubuwono IX juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri di era Kabinet Natsir (6 September 1950 - 27 April 1951).

Sri Sultan Hamengkubuwono IX dengan Presiden Soekarno (Net)

Hingga pada masa Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto, beliau mengemban jabatan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 1973 hingga 23 Maret 1978, beliau memutuskan untuk mengundurkan diri.

Tak hanya berkarir di bidang politik, Sri Sultan Hamengkubuwono IX menjadi Bapak Pramuka Indonesia. Ia bahkan mendapat medali Bronze Wolf dari organisasi resmi World Scout Committee (WSC), atas kiprahnya pada dunia kepanduan dunia.

Pada 2 Oktober 1988, saat sedang berkunjung ke Amerika Serikat, baliau menghembuskan napas terakhir di George Washington University Medical Center, dan selanjutnya dimakamkan di Kompleks Pemakaman Raja-raja Imogiri, Bantul.

Berkat jasa-jasa beliau, Sri Sultan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden Repulik Indonesia Nomor 053/TK/Tahun 1990, pada 30 Juli 1990.

Artikel asli : Suryamalang.com