Di Manado Tradisinya Meredup: Thomas Nast, Orang Pertama Perkenalkan Sosok Santa Claus -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Di Manado Tradisinya Meredup: Thomas Nast, Orang Pertama Perkenalkan Sosok Santa Claus

editor: komentar.id
Kamis, 05 Desember 2019

Ilustrasi Santa Claus inzet: Thomas Nast. (Thevintagenews.com)

Manado, KOMENTAR.ID

Ilustrator Amerika Serikat kelahiran Jerman, Thomas Nast (1840-1902), dikenal sebagai orang pertama yang memperkenalkan sosok Santa Claus dengan ciri dan perawakan seperti yang dikenal sekarang ini. Nast menciptakan versi modern Santo Nicholas sebagai sosok yang periang, gemuk, dan berbaju serba merah. 

Melansir thevintagenews.com, Nast juga menulis sebuah puisi yang secara terkenal menempatkan rumah Santa Claus berada di Kutub Utara, meskipun pada kenyataannya ia tinggal di Turki. Nast kemungkinan besar memilih kutub utara karena pada saat itu ada beberapa eksplorasi ilmiah ke kutub utara, wilayah yang dilihat sebagai jenis tanah yang penuh fantasi, misterius, dan berada di luar jangkauan manusia.

Memasuki Desember dan dalam setiap perayaan Natal, tentu akan kurang rasanya bila tak membahas sosok berperawakan gendut, berjanggut putih, bermuka merah, berwajah ceria dengan menggunakan pakaian serba merah dan tentunya selalu membawa hadiah. 

Terlebih anak kecil sangat berharap bertemu atau minimal dapat hadiah dari Sinterklas, meski pada kenyataannya hadiah itu diberikan oleh orangtua mereka. Tak hanya memberi hadiah, kunjungan Sinterklas juga membawa pesan moral supaya anak-anak selalu berperilaku baik dan dengar-dengaran.

Namun sayang di Manado dan wilayah Sulut pada umumnya, tradisi Sinterklas mulai meredup. Biasanya di tanggal 1 - 7 Desember seperti saat ini, jalanan mulai ramai dengan lalu lalang rombongan Sinterklas. Lagu Natal khas Sinterklas pun sekarang nyaris tak terdengar lagi dari mobil pickup yang dipancarkan melalui toa pengeras suara.

Suasana seperti ini mulai jarang terlihat jelang Natal. Hmmm... (Istimewa/Komentar.ID)

Santa Claus diketahui berasal dari tokoh nyata Santo Nicholas yang berasal dari Myra, Lycia, sebuah provinsi di Anatolia Byzantium (sekarang terletak di Turki). Dia adalah seorang uskup Kristen Yunani yang lahir pada tahun 280 dan terkenal murah hati memberikan bantuan kepada orang miskin.

Melihat dari sejarah tempat tinggalnya, kemungkinan besar ciri perawakan Santa Claus awalnya jauh dari gambaran orang-orang saat ini. Dia justru digambarkan memiliki kulit seperti minyak zaitun khas orang Yunani, mata cokelat, dan berambut abu-abu/perak. 

Ini diungkapkan para ilmuwan ketika merekonstruksi wajahnya menggunakan teknologi forensik. Ilmuwan menduga bahwa Santa Claus memiliki hidung yang rusak karena menerima cidera selama penganiayaan orang-orang Kristen di bawah kekuasaan Kaisar Diocletian dari Kerajaan Romawi seperti dikutip Brilio.net.

(kid/*)