Desa Budo Jadi Pusat Pelatihan Pemandu Wisata Selam Jurusan Pariwisata Polimdo -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Desa Budo Jadi Pusat Pelatihan Pemandu Wisata Selam Jurusan Pariwisata Polimdo

editor: komentar.id
Senin, 02 Desember 2019

Ketua Tim Pratidina Tenda diapit Riskiyanto Lintogareng dan Jesika Jacobus yang berasal dari Desa Budo. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Manado, KOMENTAR.ID

Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menggelar pelatihan pemandu wisata selam (diving guide) kepada Karang Taruna Desa Budo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sejak Maret - 30 November 2019.

Hal itu dilakukan untuk pengembangan destinasi wisata laut dan peningkatan kualitas pelayanan terhadap wisatawan dan untuk memikat wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang di Minut maupun Sulut.

Ketua Tim Pratidina Tenda didampingi Maryke Alleo dan Margaretha Warokka menjelaskan bahwa melalui pelatihan pemandu wisata alam selam diharapkan peserta akan menjadi guide profesional yang tidak hanya mensosialisasikan keelokan panroma bawah laut kepada masayarakat.

“Denga kegiatan diving guide ini bisa mendampingi wisatawan yang datang untuk melihat keindahan isi laut kita tidak mau tidak kalah dengan tempat lain,” katanya, Senin (02/12/2019).

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan Karang Taruna yang didanai oleh Kementrian Riset dan Teknologi tahun 2019.

“Adapun n pelatihan dan pelaksanaan meliputi: pelatihan lokal guide yang berwawasan lingkungan, prospek Desa Budo, Kecamatan Wori pada wisata bahari seeta bagaimana peran Tour Guide dalam pelestarian ekosistem Hutan Mangrove,” jelasnya seraya menambahkan nama-nama yang telah menerima hibah pengabdian seperti Riskiyanto Lintogareng dan Jesika Jacobus yang berasal dari Desa Budo. 



Sementara itu, Sekretaris Desa Budo Odirandi Lintogareng mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Manado, khususnya Jurusan Pariwisata yang tidak pernah bosan membantu Desa Budo mewujudan mimpinya sebagai Desa Wisata Berbasis Laut.  

Untuk mempersiapkan menjadi dive guide yang kompeten, para peserta ditangani langsung Profesional Divers seperti Frans Rattu dan Alma Pontuluran sebagai salah satu pemegang Lisensi PADI di Indonesia. 

Kegiatan ini merupakan perwujudan dari kepedulian Polimdo kepada masyarakat yang berada dipesisir pantai yang menjadi prioritas desa-desa kemaritiman yang dinahkodai oleh Direktur Ir Ever Notje Slat MT bersama Kepala Pusat penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Dr Tineke Saroinsong ST MEng.

(sym)