China Penjarakan Pastor Wang atas Tuduhan Subversif -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

China Penjarakan Pastor Wang atas Tuduhan Subversif

editor: hut_kamrin
Selasa, 31 Desember 2019

Presiden Cina, Xi Jinping. (Liputan6/AP)
Jakarta, Komentar.ID - Pastor Kristen Protestan di China mendapat vonis sembilan tahun penjara atas tuduhan bertindak subversif terhadap kekuasaan negara. Pastur bernama Wang Yi itu juga dituduh melakukan bisnis ilegal.

Dilaporkan AFP,  Senin (30/12/2019), Pastur Wang Yi berasal dari Gereja Early Rain Covenant di Chengdu. Meski vonisnya terkait tindakan subversif, tahun lalu ia ditangkap pemerintah China atas tuduhan bisnis ilegal. Lusinan jemaah Wang Yi juga dilaporkan menghilang.
Tuduhan subversif merupakan teknik andalan pemerintah komunis China untuk membungkam kritik.
Konstitusi China pada dasarnya bersifat tak beragama. Tak hanya masyarakat Muslim Uighur, gerakan ajaran Kristiani dipantau ketat oleh pemerintah bahkan kegiatan beragama diatur pemerintah. Jika menolak, gereja bisa ditutup.
Alhasil, China memiliki dua "aliran" gereja. Yang pertama gereja yang diizinkan pemerintah dan gereja tidak resmi (gereja underground). Pada gereja yang diizinkan pemerintah, lagu-lagu Partai Komunis kerap disajikan di gereja.
Gereja Katolik mengalami hal serupa. Ada gereja tidak resmi yang dipimpin bishop resmi yang diakui Vatikan, serta gereja Katolik yang sesuai aturan pemerintah China.
Sebelum diringkus oleh petugas, Pastur Wang sempat menulis kritikan kepada pemerintah di laman Facebook gereja. Dalam postingannya, ia menyebut Partai Komunis China tidak akan bisa bertahan selamanya.

"Partai itu bisa membunuh tubuhku, tetapi tidak bisa membunuh jiwaku," tulis sang pastur. (***)