Walikota Manado Merasa Tidak Nyaman Oma-Opa Terlantar di HUT Lansia -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Walikota Manado Merasa Tidak Nyaman Oma-Opa Terlantar di HUT Lansia

editor: komentar.id
Sabtu, 30 November 2019

Banyak lansia tidak mendapat tempat duduk di acara HUT Lansia GMIM yang dipusatkan di Kawasan Megamas Manado. Mereka terpaksa duduk di tanah dan bebatuan pantai. (Istimewa/Donsu)

Manado, KOMENTAR.ID

Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA yang juga Ketua P/KB Sinode GMIM mengaku merasa tidak nyaman berada di acara HUT Lansia GMIM ke-13 yang dilangsungkan di Kawasan Megamas, Sabtu (30/11-2019) ini. Rasa tidak nyaman Lumentut karena melihat banyak oma dan opa warga lansia yang terlantar dan tidak mendapat fasilitas pelayanan yang memuaskan dari panitia pelaksana.

Rasa tidak nyaman dan puas diutarakan Lumentut ketika memberikan sambutan di hadapan 20-an ribu warga lanjut usia (lansia) yang hadir dalam acara itu. “Selama sembilan tahun saya walikota, baru saat ini saya merasa tidak nyaman dalam suatu acara. Saya tidak nyaman melihat oma dan opa banyak yang tidak dapat tempat duduk,” ujar Lumentut yang terlihat kecewa namun tetap melempar senyum saat sambutan.

Dia mengakui kesiapan panitia belum maksimal menggelar acara itu. Lumentut mengatakan, Kota Manado diberitahukan menjadi tuan rumah HUT Lansia pada bulan Agustus lalu. Saat diberitahu, ia sempat menolak dan mengusulkan agar Manado menjadi tuan rumah untuk tahun depan.

“Tetapi Manado tetap didaulat sebagai tuan rumah. Katanya jadwal Manado memang harus tahun ini, tahun 2019. Dan ketika mengetahui jumlah lansia yang akan hadir sebanyak 20-25 ribu orang, akhirnya banyak oma opa yang tidak mendapat kursi,” selorohnya.

Di panggung utama, Lumentut sebelumnya sempat berdiri dari tempat duduknya untuk memberikan tempat bagi seorang lansia. Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan juga tampak tidak duduk karena mengutamakan para lansia sebagai tamu. 

“Perlu diketahui panitia HUT Lansia GMIM ini terdiri dari unsur umat muslim dan dari berbagai denominasi gereja. Jadi tidak hanya terdiri dari warga GMIM. Makanya tadi sempat salah penyebutan Ketua Sinode GMIM. Kami memohon maaf kepada oma dan opa atas kurang maksimalnya kesiapan kami. Maklum, saya dan panitia baru sekarang melaksanakan acara lansia yang dihadiri 20-25 ribu orang. Saya juga warga lansia yang baru, belum berpengalaman sebagai lansia,” celetuk Lumentut. 

Acara HUT Lansia di Kawasan Megamas Manado turut dihadiri Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina sekaligus menjadi khadim dalam ibadah pembuka, Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw yang juga Badan Pertimbangan Majelis Sinode GMIM serta 20-an ribu warga lansia se-Sinode GMIM.

(kid)