Pabrik Kasegaran Resmi Ditutup -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pabrik Kasegaran Resmi Ditutup

editor: komentar.id
Rabu, 27 November 2019

Tutupnya pabrik Kasegaran cukup disesali warga penikmat minuman beralkohol rasa anggur tersebut. (Istimewa/Ilustrasi)

Manado, KOMENTAR.ID

Pabrik minuman beralkohol FO Kasegaran yang bernaung di bawah PD Sehat Sentosa, ditutup. Informasi diperoleh, pabrik yang terletak di Jalan S Parman atau lebih dikenal dengan sebutan Jalan Wayang, di Kelurahan Calaca, Kota Manado, tidak lagi melakukan aktivitas produksi sejak lima bulan lalu. 

Pantauan wartawan, pabrik warna hijau, biru dan kuning muda tersebut tampak tidak beraktivitas. Pintu utama dan samping, digembok. Pemandangan ini kontras terbalik saat pabrik itu beroperasi. Di mana saban pagi hingga siang hari, area pabrik disesaki pengusaha atau pun warga yang ingin membeli Kasegaran. 

Beberapa pengusaha pemilik toko di sekitar pabrik, mengamini bila Kasegaran tidak beroperasi lagi. “Sudah lima atau enam bulan (tutup). Ci so nda ja datang,” ungkap salah satu pemilik toko dekat pabrik Kasegaran, Rabu (27/11-2019) pagi.

Pabrik Kasegaran tak lagi menampakan aktivitas produksi. (File Komentar.ID)

Menurutnya, para pekerja pabrik juga sudah berhenti dan mencari tempat kerja yang baru. Dia tak bisa memastikan alasan ditutupnya pabrik minuman legendaris tersebut. “Mungkin Ci Oka (pemilik Kasegaran) so semakin tua dan memilih istirahat,” katanya memberi prediksi. 

Informasi lain menyebut, tutupnya pabrik Kasegaran terjadi setelah adanya kasus dugaan penggelapan pajak yang menyeret owner PD Sehat Sentosa atau pabrik Kasegaran dengan terdakwa Linneke Thung alias Ci Oka. 

Di mana dalam kasus ini, pemilik pabrik disangkakan melakukan penggelapan karena sebagian besar botol minuman merk Kasegaran, beredar tanpa rekatan atau stempel cukai.

“Memang setelah kasusnya berakhir di pengadilan, aktivitas produksi masih dilakukan. Tapi mungkin hanya dua tiga bulan, kemudian ditutup sampai sekarang,” beber salah satu pemilik toko yang tak jauh dari lokasi pabrik Kasegaran.

Area depan pintu pabrik Kasegaran selalu ramai dengan warga ketika masih beroperasi. (Istimewa/Komentar.ID)

Owner Kasegaran Linneke Thung atau familiar dengan nama Ci Oka, belum berhasil dimintai tanggapan oleh wartawan. Upaya konfirmasi di kediaman pribadinya di persimpangan Jalan Wayang yang tak jauh dari pabrik, tak membuahkan hasil. Pintu ruko dua tingkat itu, digembok dari dalam. 

Sementara, tutupnya pabrik Kasegaran, cukup memberi angin segar bagi para pengecer minuman beralkohol (minol) tradisional; Captikus. Ini karena sebagian besar warga pengonsumsi minol, condong menikmat Captikus yang di-mixed dengan Bir dari berbagai varian merek, seperti Bir Bintang, Bali Hai atau Cassanova dan Valentine.

(kid)