Cabin Pesawat Jadi Kantor Kedua Anggota DPRD Manado, “Sapa Mo Help..?” -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Cabin Pesawat Jadi Kantor Kedua Anggota DPRD Manado, “Sapa Mo Help..?”

editor: komentar.id
Jumat, 29 November 2019


Manado, KOMENTAR.ID

Reaksi menggelikan datang dari kalangan netizen begitu mengetahui dalam 100 hari kerja, DPRD Manado sudah menghabiskan anggaran perjalanan dinas sebesar Rp 5 miliar. Para netizen pun mencibir anggota dewan menghamburkan lagi dana perjalanan dinas hingga Rp 10 miliar.

“Masih kurang itu, tambah leh, kase genap Rp 10 miliar,” tulis Euneke P menanggapi postingan berita di grup Facebook, Kamis (28/11-2019) sore. “Musti pergunakan bae-bae no katu tu masa Kejayaan,” komentar pemilik akun FB Milky Milky.

Komentar.ID sebelumnya sempat mengupas berita terkait anggaran perjalanan dinas berjudul: 100 Hari Kerja, DPRD Manado Sudah Habiskan Rp 5 Miliar untuk “Boarding Pass”. Berita ini cukup menjadi viral dan ditanggapi beragam warganet.

Ada juga yang menulis; Good job, kemudian ada yang menanggapi miris berita tersebut. Kelakuan DPRD yang terkesan terlena dengan anggaran perjalanan dinas yang ada, sangat disesali netizen termasuk para aktivis dan LSM.

“Dorang itu (anggota dewan) so lebe bagus berkantor di pesawat. Bayangkan kalo satu bulan dorang tiga sampe empat kali berangkat. Berarti satu bulan delapan kali dorang ada di pesawat. Kan PP (pulang pergi). Kong sapa mo help?” sindir aktivis Kota Manado, Terry Umboh melalui WhatsApp, Kamis (28/11-2019).



Diketahui, setiap melakoni lawatan perjalanan dinas keluar daerah, masing-masing anggota dimodali dana SPPD sebesar Rp 14 juta. Contoh rincian untuk ke Jakarta yakni; tiket pergi pulang (pp) pimpinan dibanderol hingga Rp 11 juta sedangkan anggota Rp 7.700.000. Dalam item ini, hanya pimpinan yang bisa menggunakan kelas bisnis. 

Kemudian anggaran hotel di Jakarta dibanderol Rp 2.950.000 x 2 hari. Lalu ada juga uang harian sebesar Rp 2.250.000 x 3 hari. Setelah itu ada lagi uang transport darat (taksi) sebesar Rp 625 ribu. 

Sejak dilantik 14 Agustus lalu atau dalam masa 100 hari kerja, anggaran perjalanan dinas DPRD Manado sudah tersedot habis sebesar Rp 5 miliar. Ini karena setiap kali terbang, 40 anggota dewan menghabiskan SPPD tak kurang dari Rp 500 juta. 

Pascadilantik terinformasi sudah 10 kali bapak dan ibu terhormat di DPRD Manado melakoni perjalanan dinas dengan embel-embel studi banding, konsultasi dan semacamnya.

Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Manado Constantine Doaly dikonfirmasi, enggan berkomentar lebih. Ia hanya mengatakan fasilitas anggaran SPPD sudah ditata dalam APBD. 

“Sudah tertata. Tapi tidak semua habis digunakan. Ada anggaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan saja. Ya kurang lebih sekali berangkat Rp14 jutaan lah per anggota,” seloroh Tein sapaan akrabnya via telepon, waktu lalu.

(kid)