100 Hari Kerja, DPRD Manado Sudah Habiskan Rp 5 Miliar untuk “Boarding Pass” -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

100 Hari Kerja, DPRD Manado Sudah Habiskan Rp 5 Miliar untuk “Boarding Pass”

editor: komentar.id
Kamis, 28 November 2019

Cabin pesawat menjadi kantor kedua bagi para wakil rakyat terhormat. Dalam sebulan, mereka bisa tiga sampai empat kali terbang. (Istimewa/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

DPRD Manado terus memaksimalkan kinerjanya. Kinerja maksimal juga diperagakan dalam hal menghabiskan anggaran perjalanan dinas yang tertata dalam APBD.

Informasi terkonfirmasi, dalam 100 hari kerja pascadilantik 14 Agustus lalu, para wakil rakyat terhormat sudah ‘berhasil’ menghabiskan anggaran sekira Rp 5 miliar untuk “boarding pass”. Di mana aktivitas keluar daerah menjadi rutin dilakukan. Bahkan dalam sebulan, tiga sampai empat kali terbang keluar daerah.

“Sampai hari ini, ada yang so 10 kali dan ada yang baru sembilan kali berangkat. Setiap kali terbang anggaran per anggota kurang lebih Rp 14 juta,” beber sumber internal DPRD Manado, Kamis (28/11-2019). 

Dia mengatakan, pagu anggaran SPPD sebesar Rp 14 juta, tidak mesti dihabiskan. “Disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan saja. Kalau tiket mahal, lebih banyak anggaran yang terpakai. Dan juga kadang kita tidak menggunakan hotel namun hanya mengambil 30 persennya,” urai sumber yang mewanti namanya tidak diekspos.

Sementara rincian surat perintah perjalanan dinas (SPPD) diperoleh wartawan yakni, untuk tiket pergi pulang (pp) pimpinan dibanderol hingga Rp 11 juta sedangkan anggota Rp 7.700.000. Dalam item ini, hanya pimpinan yang bisa menggunakan kelas bisnis. Kemudian anggaran hotel di Jakarta dibanderol Rp 2.950.000 x 2 hari. Lalu ada juga uang harian sebesar Rp 2.250.000 x 3 hari. Setelah itu ada lagi uang transport darat (taksi) sebesar Rp 625 ribu. 

“Pokoknya rata-rata sekali berangkat, SPPD untuk 40 anggota (dewan) bisa mencapai Rp 500 juta lebih. Kalau sampai sekarang sudah 10 kali, yah berarti sudah Rp 5 miliar,” seloroh sumber. 


Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Manado Constantine Doaly dikonfirmasi, enggan berkomentar lebih. Ia hanya mengatakan fasilitas anggaran SPPD sudah ditata dalam APBD. “Sudah tertata. Tapi tidak semua habis digunakan. Ada anggaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan saja. Ya kurang lebih sekali berangkat Rp14 jutaan lah per anggota,” seloroh Tein sapaan akrabnya via telepon, waktu lalu.

Di satu sisi, para anggota dewan mengklaim agenda kunjungan kerja merupakan salah satu instrumen penting bagi lembaga. Apalagi menyangkut aturan yang perlu dikonsultasi ke pemerintah pusat. 

(kid)