Warning untuk SKPD, DPRD Manado Bakal Ambil Sikap “Hearing di Tempat” -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Warning untuk SKPD, DPRD Manado Bakal Ambil Sikap “Hearing di Tempat”

editor: komentar.id
Senin, 14 Oktober 2019

Legislator Syarifudin Saafa (kanan) bersama Legislator Hengky Kawalo (tengah) dan Legislator Benny Parasan. (File/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Manado kini tak boleh lagi memenuhi undangan hearing DPRD tanpa rekomendasi dari walikota. Konon kebijakan ini diambil setelah paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) dan komisi di DPRD Manado.

Menanggapi situasi baru ini, DPRD Manado rupanya tidak kehilangan akal. Mereka malah sedang memikirkan untuk menerapkan sistem “hearing di tempat”. Di mana SKPD sebagai mitra kerja nantinya akan dikunjungi para legislator.

“Apapun keadaannya, DPRD tetap harus menjalankan pola pengawasan. Kalau diundang hearing SKPD-nya tidak datang, yah nanti kita yang kunjungi dan hearing di kantor mereka,” tegas Sekretaris Komisi II, Syarifudin Saafa di ruangan kerjanya, Senin (14/10/2019) siang.

Menurut Syarif, hearing merupakan salah satu agenda penting, baik untuk lembaga dewan maupun pemerintah. Sebab melalui hearing program kerja SKPD termasuk target dan realisasi APBD, bisa diketahui. “Sejauh mana pelaksanaan APBD di masing-masing SKPD bisa diketahui melalui hearing,” selorohnya. 

Di satu sisi, Politisi PKS ini mengatakan, DPRD Manado sangat menghargai kebijakan baru dari pemerintah kota tersebut. Namun menurutnya, pola pengawasan harus tetap dilakukan lembaga dewan.

“Kebijakan ini harus kita hargai. Dan saya kira DPRD juga harus menyesuaikan dengan situasi. Namun sekali lagi pengawasan harus tetap dilakukan sekalipun hearingnya dilakukan langsung di kantor SKPD bersangkutan,” tukas Syarif diamini Ketua Komisi II Hengky Kawalo.

(kid)