Usai Pembentukan AKD, Komisi I DPRD Manado Langsung 'Action' -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Usai Pembentukan AKD, Komisi I DPRD Manado Langsung 'Action'

editor: rolly_sondakh
Minggu, 13 Oktober 2019

Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Manado di Direktorat Dukcapil Kementrian Dalam Negeri. (Dok/Komentar.ID)


Manado,KOMENTAR.ID


Komisi I DPRD Manado dibawah kepemimpinan Ketua Benny Parasan melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementrian Dalam Negeri (Kemendgri) Jumat (11/10/2019).

Kunker itu bertujuan untuk mendapatkan masukkan mengenai penyediaan kuota blanko KTP UTK Kota Manado. Dimana aturan yang mendukung tentang Administrasi kependudukan yaitu PP No 40 tahun 2019 tenatang pelaksaan Undang-Undang 23 tahun 2006.

Anggota Komisi I Robert Tambuwun yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, berdasarkan Permendagri No 7 tahun 2019 bahwa Administrasi kependudukan saat ini dilayani secara online atau Daring.

"Daring maksudnya 'Dalam Jaringan' yang dimaksud adalah terhubung antara fasilitas komputer yang biasa disebut sebagai internet. Itu hasil dari pembahasan materi kami," ujar Tambuwun saat dihubungi via telepon.

Kasubdit Ajun yang menerima kegiatan itu sebelumnya mengakui kalau blanko E_KTP yang di distribusikan ke Dukcapil se Indonesia memang terbatas. Bahkan hanya dibatasi 500 lembar setiap bulannya.

"Memang ketersediaan terbatas, sehingga alokasinya ke daerah yang diprioritaskan yaitu bagi warga pemula dan pendatang. 500 lembar setiap bulan maksimal setiap daerah. Maka dari itu, kami memberikan jalan keluar terhadap dinas terkait untuk mengeluarkan suket agar bisa menutupi kekurangan," terang Ajun.

(red)