PADI Asia Pasifik dan Polimdo Sukses Gelar Pelatihan Bagi Pemandu Selam -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

PADI Asia Pasifik dan Polimdo Sukses Gelar Pelatihan Bagi Pemandu Selam

editor: komentar.id
Sabtu, 05 Oktober 2019

Peserta pelatihan pemandu wisata selam foto bersama sembari memegang piagam penghargaan saat penutupan kegiatan. (File/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

PADI Asia Pasifik dan Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mengadakan pelatihan bagi pemandu wisata selam atau dive guide guna peningkatan kualitas pelayanan terhadap wisatawan.

Ketua Tim pelaksana PADI Divemaster Training Frans Victor Ratu mengatakan pelatihan tersebut digelar selama 12 hari yang diikuti oleh 15 pemandu wisata lokal yang tersebar di Sulawesi Utara.

“Dan seluruh peserta berhasil melewati ujian yang diberikan dengan hasil yang memuaskan,” ungkapnya dalam kegiatan penutupan, Jumat (04/10/2019).

Ia mengatakan, pelatihan ini merupakan program PADI Asia Pasifik dan Politeknik Negeri Manado yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia lokal, secara khusus pelaku usaha wisata.

“Kegaiatan ini untuk peningkatan kopetensi sebagai Dive Guide agar sesuai dengan ketentuan Pemerintah bahwa Pemandu Wisata Selam harus memiliki sertifikasi selam minimum Rescue Diver dan P3K, sebagaimana tertuang dalam Permenpar Nomor 7 Tahun 2016 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Wisata Selam," seloroh Rattu yang juga dosen tetap Jurusan Pariwisata.

Lebih lanjut pria low profile ini menambahkan, peserta dilatih oleh para intruktruk yang sudah berpengalaman seperti Alma Pongtuluran dan Ronny Mandak. "Keahlian mereka dalam melakukan pelatiham sudah tidak diragukan lagi," ucap mner Frans.

Sementara, Ketua Jurusan Pariwisata Polimdo Oktavianus Lintong berharap peserta bisa menjadi pelopor dalam menjadi alam yang ada di Sulawesi Utara.
”Sumber daya masyarakat lokal harus ditingkatkan terutama yang menekuni usaha jasa wisata agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” tukas Lintong didampingi Ketua Laboratorium Konservasi Program Study EBL Dannie Oroh.

Selain itu, kata dia, sumber daya manusia yang handal masyarakat lokal dapat mengelola sumber alam Sulut yang begitu luar biasa agar tetap berkelanjutan dan juga memberikan manfaat ekonomi untuk peningkatan taraf hidup.

"Kami berharap masyarakat lokal pemandu selama yang mengikuti pelatihan ini mengikutinya dengan baik hingga selesai sehingga ilmu yang didapat bermanfaat dalam bekerja," ujarnya seraya menjelaskan peserta yang mengikuti pelatihan telah menjadi Civitas Akademika Polimdo.

(kid/blt/*)