Kisah Hillary, Tegar Antar Ayahnya ke Penjara, Dibully, Hingga Sukses Goncang Parlemen -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Kisah Hillary, Tegar Antar Ayahnya ke Penjara, Dibully, Hingga Sukses Goncang Parlemen

editor: komentar.id
Rabu, 02 Oktober 2019

Hillary Brigitta Lasut saat masih mengenakan seragam putih abu-abu dan Hillary ketika disambut pelukan hangat sang ayah Elly Engelbert Lasut seusai dilantik sebagai Anggota DPR RI. (Istimewa/Dokumen Pribadi)

Manado, KOMENTAR.ID

Nama Hillary Brigitta Lasut menjadi tenar dan viral selang dua pekan terakhir. Wajah manisnya menghiasi berbagai media nasional, lokal dan bahkan media internasional termasuk channel Youtube. 

Ratusan juta pasang mata pun tertuju pada sosok yang satu ini, ketika ia tampil memukau saat memimpin Sidang DPR, DPD dan MPR, Selasa (01/10/2019).

Namun tahukah semasa SMP dan SMA, buah hati tercinta Elly Lasut dan Telly Tjanggulung ini kerap dibully? Bahkan sampai ratusan kesempatan dia dibully teman-temannya termasuk guru di sekolah.

Wartawan Komentar.ID yang berkesempatan mewawancarai Elly Lasut, Rabu (02/10/2019) siang via telepon, menceritakan pengalaman anaknya melewati masa remaja di sekolah. 

Dimana menurut Elly, masa tersebut menjadi masa-masa sulit bagi anaknya Hillary. “Dia orang terdekat yang mengantar saya hingga ke depan pintu penjara saat itu. Anak seusianya harus melihat momen itu, tapi dia tegar,” ungkap Elly Lasut.

Masa sulit harus dilalui Hillary ketika ayahnya tersandung kasus hukum dan ditahan. Menurut Elly, Hillary tak henti-hentinya dibully di sekolah. Bahkan diketahuinya, Hillary sempat mendapat perlakuan kurang wajar dari seorang gurunya.

“Eh ngana tahu Ya’ (menyebut nama wartawan), Hill dulu pernah disuruh baca headline di koran tentang Elly Lasut masuk penjara. Dia disuruh gurunya baca di depan kelas, dihadapan teman-temannya. Kasiang,” seloroh Elly yang terdengar melempar tawa tertahan dari balik telepon.

Hillary menurut Elly melewati masa remaja dan masa sekolahnya dengan rumit. Dia bahkan sama sekali tidak mau diantar menggunakan mobil ke sekolah, meski ada sembilan unit mobil di rumahnya.

“Saat itu dia lebe pilih ba jalan kaki ke sekolah. Memang sama sekali nda mau diantar. Satu hal lagi, dia pe rapor SMP dan SMA, selalu diterima walinya. Kadang Hesty, kadang diambil tantenya,” seru Elly.

Elly menceritakan, semasa dirinya berada di dalam penjara, Hillary berpindah-pindah sekolah sampai lima kali. Dari Eben Haezar, Morning Star kemudian Binus. Setelah itu, pernah juga drop out dari Eben Haezar dan Manado International School (MIS). Ini terjadi karena Hill harus menghindari bullyan dari teman-temannya.

Hillary diapit kedua orang tuanya, Elly Engelbert Lasut dan Telly Tjanggulung. (Istimewa/Jun Salim Tilaar)

“Dia nanti bertahan di SMA 1 (Manado), karena saat itu dia dipercayakan menjadi ketua OSIS. Dari sini mental dan karakternya mulai terbentuk,” cerita Elly.

Melewati fase panjang ‘terasingkan’ di masa remaja dan dunia sekolah, tak membuat Hillary putus asa dan jatuh. Dia bangkit dan berdiri dari keterpurukan yang sempat menghampiri.

Hillary pun menjadi seorang mahasiswi berprestasi. Tak hanya S1 di Pelita Harapan, namun prestasi sebagai anak muda Indonesia, ditunjukannya saat mengenyam S2 di Washington University. 

“IQ-nya memang tinggi. Saat dites, hampir 200. Pengujinya malah curiga jangan-jangan Hillary sudah dapat bocoran soal,” celetuk Elly Lasut sembari tertawa.

Hillary kini tercatat sebagai calon doktor di dua universitas sekaligus. Yakni S3 di Universitas Pelita Harapan (UPH) dan University of Birmingham UK. Sehingga bila kelak ia lulus nanti, akan memiliki titel yang cukup panjang.

“Pokoknya ada doktor deng apaleh stow tu di belakang. SH, LLM dan seterusnya. Begitu noh. Satu yang kita harap dan pesan, Hillary agar jangan jadi pribadi yang tinggi hati, mencari-cari perhatian dan mengistimewakan diri. Cukup lakukan saja apa yang harus dilakukan, lakukan yang terbaik dan berkenan bagi Tuhan, keluarga dan masyarakat,” tutup Elly Lasut setelah kurang lebih 14 menit mengisahkan perjalanan masa remaja dan masa muda anaknya.

Hillary yang dulunya dibully, kini menjadi incaran media karena sosoknya yang cerdas dan fasih dalam berstatement. (Istimewa/Komentar.ID)

Momentum pelantikan Anggota DPR, DPD dan MPR kemarin, memang menjadi panggungnya Hillary Brigitta Lasut. Orang bahkan nyaris lupa bila sebenarnya ada lima Anggota DPR RI lainnya dari Sulut yang juga dilantik saat itu. 

(kid)