Kadis PUPR Manado: Proyek 2020 Bakal Ditender Desember 2019 -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Kadis PUPR Manado: Proyek 2020 Bakal Ditender Desember 2019

editor: komentar.id
Jumat, 04 Oktober 2019

Kadis PUPR Manado Peter KB Assa (kiri). (File/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Kontraktor penyedia barang dan jasa yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Manado, agar bersiap diri. Sebab berbagai proyek fisik tahun anggaran 2020 direncanakan sudah akan ditender bulan Desember 2019 ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Peter KB Assa mengatakan, rencana ini bakal dilakukan instansinya untuk menghindari minimnya realisasi penyerapan anggaran di tahun 2020. Selain itu, tender dilakukan lebih awal akan berdampak baik terhadap hasil pekerjaan. 

“Memang rencana kami setelah APBD 2020 diketuk, tender akan langsung dibuka. Ini bukan masalah malah ada aturan yang mengatur tentang ini,” ungkap Assa dihubungi via WhatsApp, Jumat (04/10/2019) siang.

Kepada wartawan, ia menjelaskan proses tender akan dibuka bulan Desember namun kontraktor atau perusahaan baru akan menandatangani kontrak setelah DPA terbit. 

“Ini untuk mengikis waktu. Selama ini perencanaan dan tender dilakukan hampir dalam waktu bersamaan, di tahun anggaran yang sama. Kita akan ubah pola itu. Dan proyek yang dilelang bersyarat menggunakan pakta integritas kepada kontraktor selaku penyedia jasa. Dalam pakta integritas, penyedia jasa bersedia menandatangani kontrak setelah terbitnya DPA,” urainya.

Dinas PUPR Manado diketahui menjadi salah satu instansi yang penyerapan anggarannya minim hingga triwulan ketiga tahun ini. Karenanya, terobosan di atas bakal ditempuh Assa cs. “Jika ini semua terlaksana dengan baik dipastikan tahun depan penyerapan anggaran PUPR berada di deretan teratas,” akunya.

Diketahui, tahun ini proyek fisik yang tersedia di Dinas PUPR Manado hanya sekitar Rp 140 miliar. Angka ini turun bila dibanding tahun-tahun sebelumnya, apalahi 2017 yang mencapai Rp 280 miliar. Diprediksi, anggaran proyek fisik 2020 nanti, juga akan mengalami penurunan.

(kid)