Tetty Paruntu Minta Keluarga dan Masyarakat Topang Doa untuk Hasil Terbaik -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Tetty Paruntu Minta Keluarga dan Masyarakat Topang Doa untuk Hasil Terbaik

editor: komentar.id
Senin, 21 Oktober 2019

Ibunda Tetty Paruntu, Jenny Tumbuan dan adik Mikha Paruntu (duduk kedua dan tiga dari kanan) bersama sejumlah kerabat dekat, berkumpul di kediaman keluarga di Kilu Permai Mapanget, menanti informasi terkini dari siaran TV. (Istimewa/FB Susan Palilingan)

Manado, KOMENTAR.ID

Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu, menjadi sosok yang paling menarik perhatian publik. Ini setelah dia dipanggil ke Istana Negara, jelang pelantikan menteri kabinet Jokowi - Maaruf Amin, Senin (21/10/2019) pagi.

Tetty sapaan akrabnya pun meminta keluarga dan masyarakat Sulawesi Utara menopang dalam doa untuk mendapatkan hasil terbaik. 

“Ibu Tetty minta keluarga berdoa untuk hasil yang terbaik,” ujar jurnalis Susan Palilingan mengutip pernyataan ibunda Tetty Paruntu, Jenny Tumbuan, Senin (21/10/2019) siang.

Hingga berita ini dipublish, Tetty masih belum juga keluar dari Istana Negara. Dia tiba sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Menanti pengumuman kabinet, Keluarga Tetty Paruntu berkumpul menyaksikan siaran TV di rumah keluarga di Kilu Permai, Mapanget, Manado.

Di rumah ini, tampak ibunda tercinta Jenny Tumbuan dan sang adik Michaela “Mikha” Paruntu serta Anggota DPRD Minsel dari Partai Golkar Rommy Poli. Tampak juga jurnalis KompasTV Susan Palilingan di rumah itu. 

Di bagian lain, Partai Golkar mengaku kaget karena baru mengetahui kader mereka Christiany Eugenia Paruntu dipanggil ke Istana Negara, jelang pelantikan menteri kabinet Jokowi - Maaruf Amin, Senin (21/10/2019) pagi.

Tetty Paruntu saat tiba di Istana Negara. (Istimewa/Tangkapan Layar KompasTV)

Ketua MPR Bambang Soesatyo yang juga merupakan anggota Partai Golkar mengaku baru mengetahui Tetty, masuk radar Kabinet Jokowi-Ma’aruf Amin.

“Salah satu kader Golkar, Bu Tetty Paruntu dipanggil ke Istana, itu menjadi nama yang kita aja baru tahu kemarin," ujar Bamsoet, Senin (21/10/2019).

Bamsoet mengatakan, sesuai Visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa dia ingin kabinetnya ada menteri perempuan sekurang-kurangnya untuk menempati 8 kursi.

“Jumlah menteri wanita minimal atau sekurang-kurangnya 8 dengan mempertimbangkan wilayah Timur, Barat, Tengah, ya tentu pasti dasarya sesuai kemampuan. Tapi yang pasti nampaknya beliau mempertahankan jumlah menteri dari wanita," jelas Bamsoet dikutip dari cnbcindonesia.com.

(kid/*)